Postingan

Gambar
ANTIKONVULSAN Antikonvulsan adalah obat yang digunakan untuk mengembalikan kestabilan rangsangan sel saraf sehingga dapat mencegah atau mengatasi kejang. Selain mengatasi kejang, antikonvulsan juga digunakan untuk meredakan nyeri akibat gangguan saraf (neuropati) atau mengobati gangguan bipolar. Obat antikonvulsan dapat menormalkan kembali rangsangan di sepanjang sel saraf, sehingga kejang dapat dicegah atau diatasi (Depkes RI, 1995) . Obat antikonvulsan ada beberapa golongan diantaranya : 1.             Hidantoin Obat pilihan : fenitoin. E fektif terhadap semua tipe bangkitan, kecuali bangkitan lena . Menghasilkan aksi antikejang tanpa meyebabkan depresi umum SSP . Kadar toksik dapat menimbulkan tanda-tanda eksitasi 2.             Barbiturat Obat pilihan : fenobarbital. D apat digunakan sebagai obat penenang dan membantu untuk tidur, yang biasanya digunakan...
Gambar
ANTIHISTAMIN Antihistamin adalah obat yang dapat mengurangi atau menghilangkan kerja histamin dalam tubuh melalui mekanisme penghambatan bersaing pada reseptor H1, H2 dan H3. Efek antihistamin bukan suatu reaksi antigen antibodi karena tidak dapat menetralkan atau mengubah efek histamin yang sudah terjadi. Antihistamin pada umumnya tidak dapat mencegah produksi histamin. Antihistamin bekerja terutama dengan menghambat secara bersaing interaksi histamin dengan reseptor khas. Berdasarkan hambatan pada reseptor khas antihistamin dibagi menjadi tiga kelompok yaitu : Ø  Antagonis H1, terutama digunakan untuk pengobatan gejala-gejala akibat reaksi alergi. Contoh: difenhidramina, loratadina, desloratadina, meclizine, quetiapine (khasiat antihistamin merupakan efek samping dari obat antipsikotik ini), dan prometazina. Ø  Antagonis H2, digunakan untuk mengurangi sekresi asam lambung pada pengobatan penderita pada tukak lambung serta dapat pula dimanfaatkan untuk menanga...